Adalah sebuah pilihan, pahami kawan - kita sedang dipermainkan

Tak terasa memang, ternyata ada aktor yang mempermainkan kita (seluruh bangsa)… nineleven adalah wujud sebuah sandiwara besar yang sangat mencengangkan kita semua…(4 futher information klik www.davidduke.com) sebuah usaha besar untuk menghancurkan kaum ekonom sebanyak 5000 orang yang mendadak tidak masuk kerja dan sutradara kesengsaraan diseluruh pelosok dunia, si penumpang dan penyabot tanah dalam perjalanan bangsanya, si pemrakasa politik adu domba dimana – mana yang sekarang dikenal dengan propaganda atau konspirasi, si pecundang yang sangat dibenci oleh Hitler, dan si ulung tukang distorsi media… seluruh bangsa sedang diperdaya… ketika dengan cepat mereka bangun tembok – tembok kekuasaan dan klaim atas tempat – tempat suci pujaan …

Dengan gaya yang sama sebenarnya, tetapi dengan topeng yang berbeda… ketika sebagian masyarakat berteriak boikot produknya… sebagian lainya berteriak atas nama HAM menentang sikap itu… sulit memang karena penguasaan media ada ditangan mereka…

Hari ini kita dininak bobokan dengan “ART” (bermusik, gaya hidup, Hedonisme) sementara mereka dengan generasinya secara ketat memberikan disiplin ilmu pengetahuan untuk menguasai dunia… Kaget … atau bereaksi “ah kau hanya mengada – ngada” ? itu juga pengalaman yang pernah saya lewati…

Pernahkah kita coba telaah kenapa Green Day mempopulerkan The American Idiot ? singkat jawaban saya atas segala persepsi, adalah karena ternyata sebagian besar rakyat USA – pun menjadi korban konspirasi pemerintahannya sendiri. Bagaimana perang IRAK digelar tanpa alasan yang jelas dan kemudian dipecah belah antar bangsanya sendiri, Kemudian kebijakan mempertahankan militer untuk menetap di IRAK sementara sebagian besar warganya sedang terserang badai ? Lalu upaya penimbunan minyak dengan terus membeli minyak berapapun harganya di pasaran, dan perlu diketahui ternyata para petingginya adalah pebisnis minyak (presiden, wapres, dan menlu); Republika – 6 okt 2005. Bukan bangsa amerikanya tetapi ada bangsa yang mengatur konspirasi itu, dan kemudian tidak berbeda dengan kita yang juga sedang dipermainkan, juga oleh oknum – oknum bangsa itu atau mungkin buyut/ cicit dari keturunan mereka yang berhasil di pompa semangat kejahatannya.

Sadarkah kita pada label yang melekat pada bangsa kita, KORUPTOR, KEMISKINAN, KEBODOHAN, PENGANGGURAN, … dan sederet yang buruk lainnya…

Hati – hati dengan media, salah – salah kita jadi salah… Apakah sederet lebel itu dapat kita terima ? jawabannya tentu tidak, menurut saya… kita justru cenderung mengejar standar kejelekan itu dengan mencoba terus melakukan penelitian pada apa yang negara lain sebutkan untuk menemukan keburukan kita sendiri… Coba praktekan, cari berapa banyak mobil yang bercat PINK di seluruh Indonesia ? jawaban ternudah adalah tanyakan saja pada pabrik cat mobil, sudah berapa kaleng yang diproduksi dan terjual… kita tidak pernah mencari standar terbaik dinegeri ini, ikrar pemuda yang menjadi fenomenal di tahun 1928 hanya bercita – cita mempersatukan kita. Lalu kemudian yang harus kita pkirkan adalah setelah bersatu terus gimana ?

Uh… dsar saya penganut abstraksi pemikiran, jadinya lari sana – sini … kemudian yang harus difokuskan adalah kita harus mulai membangun kesadaran pada apa yang ada dan terjadi disekitar kita ? kita tidak akan pernah tahu, karena sesuatu itu diwaktu tertentu akan pula berhubungan dan atau berdampak pada kehidupan kita.

Bahwa kita harus Berpikir Cerdas, Berkarya dan bekerja lebih keras untuk dapat memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan generasi diseluruh dunia. Dan akhirnya sebuah pilihan akan muncul dihadapan kita, “Menjadi Pejuang (pemain) atau korban” tentunya perjuangan adalah untuk kesejahteraan kita bersama dan jauh dari konspirasi si bangsa yang sombong

2 Responses to “Adalah sebuah pilihan, pahami kawan - kita sedang dipermainkan”

  1. Syizka Says:

    pusing….baca blognya mas pri. emang sih, berisi banget ampe luber malah. tapi mas… sekali2 yang ringan2 dong topiknya. c u

  2. Tata Says:

    dukh! K2 yang satu ini
    ??????????????

Leave a Reply