bicara kejujuran

          

            Sebenarnya apa arti kejujuran ? … setiap tulisan selalu ku mulai dengan satu buah pertanyaan… orang bilang jujur itu adalah sebuah hal yang patut dilakukan dengan kesiapan mental yang tinggi untuk menerima dengan lapang dada dan sepenuh hati bahwa kita adalah apa yang kita katakan dan benar – benar terjadi dengan kita dalam bahasa kita tanpa dipengaruhi perasaan takut atas penilaian orang lain …

setuju tidak ? jangan cepat setuju, itu kan hanya bahasa saya, sejujurnya saya sendiri hanya menulis definisi itu dari persepsi saya tentang jujur… lalu bagaimana dengan kebohongan putih atau “white lie” ? yang disebut – sebut sebagai bagian dari kejujuran juga katanya.

Ingat tidak iklan sebuah deterjen yang selalu membandingkan warna putih dari hasil pencucian… walau banyak persepsi tentang putih namun semua orang pasti tau yang mana putih bersih cemerlang karena dibandingkan satu dengan yang lainnya, nah kembali pada topic kejujuran… ketika seseorang melakukan kebohongan putih , lalu bagaimana dia mendefinisikan putih ya…  atau dia hanya meminta orang – orang disekelilingnya tuk bilang putih… dengan ancaman atau tanpa ancaman … atau mungkin yang diminta pura – pura buta warna dengan menganggap semuanya putih – putih saja….

Kejujuran… hal yang berat dilakukan ternyata… apa mau dikata, realitas selalu memaksakan kita untuk tidak jujur… mulai dari diri sendiri, dipaksa oleh pihak lain, atau karena desakan keadaan adalah kemungkinan dari sekian alasan kita untuk tidak jujur… Jujur saja saya juga sering eh terkadang… eh … eh gak deh .. karena saya selalu melakukan kebohongan putih jadi saya hanya berbohong untuk kepentingan orang banyak, agar semuanya aman terkendali gitu… 86 gitu ganti… jadi semua bisa bilang atau memaklumi kebohongan saya dan saya terbebas dari perasaan bersalah karena berbuat tidak jujur tadi…

Kebohongan putih adalah realitas, hari ini menjadi normal hanya karena semua melakukan hal itu atau bisa disebut lagi ngetren gitu loch… ketika kejujuran dikumandangkan , lihat reaksi orang untuk menggoyahkan si jujur tadi… udah lah jangan munafik… semua juga melakukannya kok.. udah deh jangan macem – macem … hari gini orang jujur = susah lagi (karena gak 86 tadi… ).

Jujur adalah prinsip dan menjadi jujur kemudian menjadi sebuah ketakutan karena tidak dapat diterima oleh realitas. Sehingga terasa asing dengan segala konsekuensinya… walau kejujuran pastinya membuat hati tenang tanpa rasa gundah gulana, namun sekali lagi desakan realitas membuat kita tak mampu untuk berpikir untuk jujur, berkata jujur dan bertindak jujur… seakan kehidupan tidak pernah memberi waktu kita untuk dapat jujur ? seperti saat ini, jujur saja gue lagi binun sama skripsi. kenapa ? karena hanya dipikirin aja … terlalu takut untuk memulai dengan segala konsekuensinya…  nah ketakutan itu sering banget hinggap di kehidupan kita karena memang kita hidup dalam realitas dan sekali lagi realitas yang membiasakan kita untuk tidak jujur… Lalu bagaimana kita bisa melakukannya… hanya ketika trilogy dari pikiran, hati, dan perbuatan menjadi sinergi dan bertahan dengan keteguhan prinsip… kita semua bisa mulai jujur pada diri kita sendiri dan meminta orang lain untuk jujur menilai kita… sekarang jujur deh… gimana cara penyampaian gue… kasih koment donk… jujur donk… jangan dibuat – buat… walau itu pahit ku terima dengan lapang dada dan sepenuh hati bahwa gue adalah apa yang gue katakan dan benar – benar terjadi dengan gue dalam bahasa anda tanpa dipengaruhi perasaan takut atas penilaian gue terhadap anda

Leave a Reply