ini yang pertama
mengawali kebanggaan gue sama negeri ini… pertama bangsa ini diperkirakan dahulu adalah tempat dimana negeri indah atlantis berada.. bangsa yang beradab, penuh cinta dan kedamaian serta punya nilai tinggi pada bahasa juga budayanya. sejenak ki pikir deh… kenapa yak kita semua kayak gini ? di buku manusia indonesia, malah kita dibilang bangsa yang hipokrit. gue si ga mau begitu aja terima dan menyalahkan semuanya…
kita coba playback, oke dulu kite dipuja - puja bangsa… tapi kini ? kita melarat karena semua ngarasa jadi raja, segala urusan dipikir bisa diselesaikan cuma lewat satu jalan. Padahal semua kan harus integral dan komprehensih gitu. pertama kita masuk pada masa raja - raja, setelah itu kolonialisme oleh bangsa yang selalu kalah perang di eropa,trus si pembawa matahari kebohongan, lalu muncul founding father yang juga masih kebingungan dan reaktif, eh ada yang ngaku jadi penyelamat bangsa malah membohongi publik dan merekayasa moralitas bangsa, lalu dunia berganti dan belum sampe pada pimpinan yang jelas… sampe akhirnya saat ini kte dipimpin siswa teladan… lo pade tau ga ? kalo kecerdasan itu menurut lewat genetika dan dapat dikembangkan lewat interaksinya dengan lingkungan, lalu coba lo pikirin gemana jadinya gen buyut kita dari jaman kolonial sampe sekarang turun ke kita… lewat semua interaksi kebohongan yang kita anggap kebenaran ? kita sendiri ga tau apa yang benar dan yang salah kalo kita hanya merujuk pada pergaulan, makanya pada mulai baca dan mengkaji deh BUKU PETUNJUK HIDUP SAMPE AKHIR ZAMAN DARI THE CREATOR YANG AGUNG DAN TAK TERKALAHKAN, YAITU ALLAH SWT. DAN GMANA NGELAKUINNYA UDAH DICONTOHIN SAMA NABI BESAR MUHAMMAD SAW. semua boleh menipu , dan semua bisa teriakan kebohongan, serta lakukan penindasan dengan topeng - topeng demokrasi, rekonsialisasi, perdamaian, omong kosong… for the all friend let’s change and action for the welfare in paradise… (kalo ada kata - kata atau gramar yang kurang ya tolong dibilangin aja, kritikan pedas dan membangun adalah harapan, permohonan maaf atas segala kesalahan, ku hanya ingin membawa apa yang ku lihat pada dunia)